Aku sadar, aku tahu diri. bahwa tak sepantasnya aku mengarapkannya lagi...
rasa kecewa telah tumbuh dibenakku, sampai saat ini rasa itu masih aku rasakan walaupun banyak aktivitas telah aku jalani, tetapi rasa sedih,kecewa,makan hati itu masih terasa.
Ketika semuanya berubah dari sudut pandang si "dia" . "DIA" bukanlah yang dulu lagi, perubahan itu aku rasakan sendiri akhir-akhir ini. "dia" bukanlah "dia" yang dulu, tanpa sesosok "dia" hidupku tak bersemangat lagi, seketika berubah 180 derajat entahlah aku berfikir salahku apa. bagaimana. dimana. kapan. pertanyaan 5W1H itu mengelilingi pikiranku.
Seandainya, dia tak merubah sikapnya pasti hubungan ini akan baik-baik saja, tetapi..... apakah dia bisa membuat hubungan ini biak-baik saja seperti dulu?
sedih sendiri sudah pasti, mungkin dia tak memikirkan perasaanku saat ini.
kata demi kata, saran demi saran sudah aku berikan. tetapi balasannya hanya ketidakpedulian. Jika aku memperdulikannya, itu semua percuma. percuma dalam artian tidak dianggap, tidak ada balasan.
Begitulah seorang gadis itu menguntaikan kata-katanya dimalam hari, dibawah sinar rembulan, menyendiri tanpa oranglain.
-Erika Sukma-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar